Pakan Molasses
Pakan molasses: cairan kental warna coklat, rasa manis-karamel, gula 55–65%, pH 4.5–6.0, menambah energi, nafsu makan, dan efektivitas pakan ternak.
Pakan Molasses: Solusi Pakan Kaya Energi untuk Ternak Lebih Sehat dan Produktif
Pakan molasses, adalah pakan ternak yang dicampur dengan molasses cairan kental hasil samping pengolahan gula dari tebu atau bit. Pakan ini memberikan tambahan energi, meningkatkan nafsu makan, serta memperbaiki kualitas pakan fermentasi.
Molasses, atau tetes tebu, dikenal luas sebagai aditif penting dalam dunia peternakan karena kandungan gulanya yang tinggi dan sifatnya yang mudah dicerna.

Kandungan Nutrisi dalam Molasses
Molasses mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan oleh ternak. Berikut kandungan nutrisinya per 100 gram:
| Nutrisi | Kadar |
|---|---|
| Energi | ± 290 kkal |
| Gula Total | 55 – 65 gram |
| Kalium (K) | ± 1400 mg |
| Kalsium (Ca) | 200 – 250 mg |
| Magnesium (Mg) | 200 – 250 mg |
| Zat Besi (Fe) | ± 4.5 mg |
| Vitamin B Kompleks | Tersedia |
| pH | 4.5 – 6.0 |
Mengapa Molasses Cocok untuk Pakan Ternak?
- Rasa manis disukai ternak, meningkatkan palatabilitas
- Kaya energi → mempercepat pertumbuhan dan penggemukan
- Mengikat pakan kering → tidak mudah tercecer
- Membantu proses fermentasi → memperbaiki pencernaan
- Menambah nutrisi mikro seperti mineral dan vitamin
Spesifikasi Umum Pakan Molasses
| Parameter | Nilai Umum | Keterangan |
|---|---|---|
| Warna | Coklat tua–kehitaman | Cairan kental hasil samping pabrik gula |
| Tekstur | Kental, tidak encer | Tidak menggumpal atau berair |
| Aroma | Manis-karamel | Tidak asam atau tengik |
| Kadar Gula | 55 – 65% | Memberi energi dan mempercepat fermentasi |
| pH | 4.5 – 6.0 | Cocok untuk fermentasi dan aktivitas rumen |
| Kalsium (Ca) | 200 – 250 mg/100g | Menunjang tulang ternak |
| Kalium (K) | ±1400 mg/100g | Mendukung metabolisme dan fungsi otot |
| Umur Simpan | 6–12 bulan | Dalam wadah tertutup dan suhu ruangan |
| Kemasan Umum | Jerigen 5L, drum 200L | Tersedia juga dalam botol kecil untuk uji coba |
Jenis Ternak yang Cocok Diberi Pakan Molasses
Molasses sangat fleksibel dan bisa digunakan untuk berbagai jenis ternak:
- Sapi potong & perah
- Kambing & domba
- Babi
- Unggas (dosis terbatas)
- Ikan (dalam sistem fermentasi pakan)
Fungsi Molasses dalam Pakan
- Pemanis alami: menambah rasa pada pakan
- Sumber energi cepat: mempercepat pertumbuhan
- Agen fermentasi: mendukung mikroorganisme
- Pengikat pakan: mencegah kehilangan pakan kering
- Suplemen mineral: zat besi, kalium, kalsium
Manfaat Pakan Molasses untuk Peternak
- Pakan lebih disukai ternak
- Meningkatkan efisiensi pakan
- Mengurangi limbah pakan
- Biaya pakan jadi lebih hemat
- Hasil panen ternak meningkat
Peternak yang menggunakan molasses melaporkan penambahan bobot yang lebih signifikan dibanding pakan konvensional.
Jenis-Jenis Molasses untuk Pakan
a. Molase Tebu
Jenis paling umum, kaya gula dan cocok untuk semua jenis ternak.
b. Blackstrap Molasses
Lebih pekat, rendah gula tapi tinggi mineral. Umumnya untuk fermentasi dan suplemen.
c. Molase Bit Gula
Kurang umum di Indonesia, namun tetap bisa digunakan.
Cara Penggunaan Molasses dalam Pakan
1. Dicampurkan langsung ke hijauan atau konsentrat
2. Fermentasi dengan dedak, ampas tahu, jerami, dll
3. Disemprotkan ke jerami atau rumput kering
Molasses bisa digunakan dalam bentuk murni atau dilarutkan dengan air.

Informasi lebih lengkap hubungi 0821-3004-0233
Cara Fermentasi Pakan dengan Molasses
Bahan Fermentasi:
- Jerami/daun singkong/dedak
- Molasses (1–2%)
- Air
- EM4 (mikroba pengurai)
Langkah Fermentasi:
- Campur bahan dengan molasses dan EM4
- Masukkan ke dalam drum/plastik, padatkan
- Tutup rapat selama 7–10 hari
- Siap diberikan sebagai pakan fermentasi
Dosis Pemberian yang Aman
| Jenis Penggunaan | Dosis Rekomendasi |
|---|---|
| Campuran hijauan | 1–2% dari berat pakan |
| Pakan konsentrat | 5–10% dari total campuran |
| Fermentasi | 1 liter per 100 kg bahan |
Gunakan secara bertahap agar ternak terbiasa.
Kombinasi Bahan Pakan dengan Molasses
Molasses sangat baik dicampur dengan:
- Jerami padi
- Dedak halus
- Ampas tahu
- Limbah pertanian (daun jagung, kulit singkong)
- Konsentrat buatan sendiri
Dampak Penggunaan Berlebihan
Penggunaan molasses yang berlebihan dapat menyebabkan:
- Gangguan pencernaan (diare)
- Penurunan pH rumen
- Overfermentasi pada pakan
- Peningkatan kadar asam di saluran cerna
Gunakan dosis yang dianjurkan agar aman dan efektif.
Studi Kasus: Peningkatan Hasil Ternak dengan Molasses
Studi Peternakan Kambing di Blitar:
- Pemberian molasses 2% pada fermentasi hijauan
- Kenaikan berat kambing 25% lebih cepat
- Nafsu makan meningkat
- Kotoran lebih padat dan tidak berbau
Cara Penyimpanan Molasses
Agar tahan lama dan tidak rusak:
- Simpan di tempat teduh
- Gunakan wadah tertutup rapat
- Hindari kontak dengan air atau udara lembap
- Gunakan sendok bersih saat mengambil
Umur simpan molasses: 6–12 bulan

Kesimpulan
Pakan molasses adalah solusi praktis, hemat, dan sangat bermanfaat bagi peternak. Selain meningkatkan nafsu makan, molasses menyediakan energi instan dan mendukung fermentasi pakan.
Penggunaan molasses yang tepat dapat meningkatkan efisiensi biaya, pertumbuhan ternak, dan kualitas hasil panen. Sangat direkomendasikan untuk peternak skala kecil maupun besar.
Hubungi Kami
Masih bingung penjelasan diatas? konsultasikan dengan ahlinya.
Whatsapp: 0821-3004-0233
Leave a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *